Sunday, April 5, 2020

File Server pada Linux

File Server merupakan komputer yang memberikan layanan file sharing baik secara terpusat maupun terdistribusi kepada client. File tersebut dapat berupa dokumen, gambar, video, suara dan sebagainya. Beberapa layanan yang dapat digunakan antara lain:
1. File Transfer Protocol (FTP)
Layanan ini umumnya menggunakan protokol TCP dan bekerja pada port 21. Terdiri dari server FTP dan client FTP. Server FTP terbagi menjadi dua jenis, yaitu 
- Public FTP
  File pada server FTP dapat diakses oleh semua orang secara anonymous.
- Private FTP
  Untuk mengakses file pada server FTP, client harus melakukan autentikasi terlebih dahulu.
  Umumnya menggunakan username dan password untuk autentikasi

Jenis-jenis paket server FTP yang umumnya digunakan pada sistem operasi Linux antara lain:
- vsftpd
- proftpd
- wuftpd
- dan sebagainya

vsftpd merupaka server FTP yang populer di Linux. Untuk file konfigurasinya dapat ditemukan pada /etc/vsftpd/vsftpd.conf

Konfigurasi server public FTP secara sederhana dapat ditunjukkan sebagai berikut:









untuk mengaksesnya dapat menggunakan aplikasi tambahan seperti wincsp atau bisa menggunakan mode terminal dengan mengetik perintah berikut:
#ftp [IP Address Server FTP]
contoh:
#ftp 192.168.1.1 


2. Network File System (NFS)
Merupakan layanan yang digunakan untuk sharing file atau direktori. Untuk saat ini sudah dikembangkan untuk digunakan pada multi platform. Port yang digunakan adalah 2049

3. Samba
Hampir sama dengan layanan sebelumnya, samba merupakan layanan untuk berbagi resource pada komputer melalui jaringan seperti file, direktori, maupun printer. Protokol yang digunakan adalah SMB. 

0 comments

Post a Comment